
Kuningan - Dalam rangka memantau perkembangan harga kebutuhan pokok sekaligus mengetahui kondisi perekonomian masyarakat secara langsung, Babinsa Koramil 1509/Ciawigebang melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Tradisional Desa Ciputat, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (10/09/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Desa Ciputat, Serka Yayat Suratman, dengan melakukan pemantauan terhadap kondisi pasar serta perkembangan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Monitoring ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi harga bahan pokok di tingkat bawah serta sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kenaikan harga yang dapat berdampak terhadap daya beli masyarakat.
Serka Yayat Suratman mengatakan, kegiatan monitoring dilakukan secara langsung agar pihaknya dapat mengetahui perkembangan harga dan situasi perdagangan di lapangan.
“Kami melaksanakan monitoring secara langsung untuk mengetahui kondisi harga bahan pokok di pasar sekaligus mendengar informasi dari para pedagang. Dengan pemantauan ini, kami berharap dapat mengetahui sejak dini apabila terjadi perubahan harga yang cukup signifikan sehingga dapat menjadi bahan laporan dan koordinasi dengan pihak terkait, ” ujar Serka Yayat Suratman.
Sementara itu, Kepala Pasar Tradisional Desa Ciputat, Bapak Andi, menyambut baik kegiatan monitoring yang dilakukan Babinsa. Menurutnya, pemantauan secara berkala penting untuk menjaga komunikasi antara pengelola pasar, pedagang, dan aparat kewilayahan.
“Kami sangat mendukung kegiatan monitoring seperti ini. Kondisi harga di pasar memang perlu dipantau secara rutin agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan para pedagang juga dapat menjalankan aktivitas perdagangan dengan tertib, ” ungkap Bapak Andi.
Di tempat terpisah, Danramil 1509/Ciawigebang Kapten Inf. Suherdi, S.A.P., menegaskan bahwa kegiatan monitoring harga bahan pokok merupakan bagian dari kepedulian aparat kewilayahan terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Babinsa merupakan ujung tombak satuan di wilayah. Melalui kegiatan monitoring seperti ini, Babinsa dapat mengetahui secara langsung perkembangan harga kebutuhan pokok dan kondisi masyarakat. Hasil pemantauan di lapangan nantinya dapat menjadi bahan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat, ” tegas Kapten Inf. Suherdi, S.A.P.
Kegiatan monitoring berlangsung dengan aman dan tertib. Selain memantau harga kebutuhan pokok, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi serta sinergi antara TNI, pengelola pasar, pedagang, dan masyarakat.
Melalui monitoring secara rutin, diharapkan perkembangan harga bahan pokok dapat terpantau dengan baik sehingga kondisi perdagangan tetap kondusif dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang wajar.

Yayat Suratman